Sekilas Informasi Dunia Qu

Senin, 11 Maret 2013

360 Pemuda Desa Ranah Akui Pengguna Narkoba, 9 Pengedar

  Desa Ranah Kecamatan Kampar memang patut mendapat perhatian khusus, karena desa ini memiliki pengguna Narkoba yang cukup besar, dari sekitar 2.700 penduduk, 500 orang di antaranya pemuda, dan 360 di antara pemuda ini pengguna Narkoba, bahkan pengedar.

Laporan RINA DIANTI HASAN, Bangkinang

Namun berkat keterbukaan para pemuda ini dan orang tua serta kekompakan unsur masyarakat lainnya, para pengguna Narkoba ini mengaku ingin berubah. Mereka meminta agar BNN RI hingga ke BNK Kampar membantu mereka merehabilitasi dan memberikan pengalih agar mereka bisa meninggalkan benda haram tersebut.

Adalah Drs Hanafi, kepala SMK Airitis yang awalnya membuat kondisi ini terbuka, sebagai kepala sekolah ia merasa prihatin melihat perubahan perilaku beberapa muridnya, apalagi mereka tinggal sedesa dengannya dan masih ada kaitan keluarga. ‘’Saya mendekati mereka dengan gaya seorang teman, mereka saya ajak minum, makan makan dan disitu kami bicara. Saat saya tanya apakah mereka menggunakan Narkoba, mereka mengaku,’’ ujarnya kepada Riau Pos, Rabu (6/3), usai kegiatan dialog dengan BNN RI dan BNNP Riau di desa tersebut.

Prihatin dengan kondisi ini, Hanafi bekerja sama dengan ketua pemuda mengumpulkan pemuda dan pera pelajar, ini terjadi pada awal Februari 2013 yang lalu. Pada pertemuan pertama Hanafi berhasil mengumpulkan 75 orang pemuda dan mengajak mereka bicara. Hanafi kembali terkejut karena dari 75 orang pemuda dan remaja ini, 22 orang di antaranya mengaku sudah kecanduan Narkoba, saat itu Hanafi melakukan ters urine dan ternyata 22 orang remaja tersebut positif Narkoba.

Pekan selanjutnya, kembali Hanafi mengumpulkan para pemuda, dan lagi-lagi ia menemukan 75 orang pemuda ternyata positif pengguna Narkoba. Kondisi ini membuat Hanafi terpanggil untuk merubahnya. ‘’Mereka adalah anan-anak saya, anak-anak bangsa yang sebenarnya bisa berubah,’’ ujarnya.

Akhirnya bekerja sama dengan orang tua, tokoh adat dan tokoh masyarakat, Hanafi berkeliling desa mencari siapa lagi yang terlibat, dan ternyata 360 orang pemuda di desa itu mengaku dan terbukti Narkoba, bukan hanya itu 9 di antaranya adalah pengedar. Bahkan lima di antara pengguna ini harus dipasung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar